Dosing Pump

dosing pump filter air penyaring air

APA ITU DOSING PUMP?

Dosing pump merupakan pompa yang digunakan untuk menginjeksi laju gerakan aliran zat cair kimia ke dalam aliran air. Dosing pump memiliki komponen pompa yang bisa digunakan sebagai pengatur jumlah cairan atau larutan yang akan dikeluarkan.

Dosing pump adalah salah satu jenis pompa yang paling sering digunakan di industri kimia, mulai dari pengelolaan air limbah, pertanian, pabrik, manufaktur hingga obat- obatan sampai pengelolaan makanan.


APA KEGUNAAN DOSING PUMP?

Selain digunakan untuk penyaring atau pemurnian air dan pengolahan makanan, dosing pump juga dipakai pada instalasi industri pertanian, pabrik, laboratorium kesehatan atau obat-obatan dan industri pertambangan.

Dosing pump biasanya digunakan untuk menambahkan bahan kimia kaustik atau asam ke tangki penyimpanan air untuk menetralkan pH.

Dosing pump juga sering digunakan sebagai pompa klorin untuk membunuh virus dan bakteri. Merk tertentu dirancang untuk situasi yang lebih rumit, seperti suhu tinggi dan tekanan tinggi.

 

CARA KERJA DOSING PUMP

Dosing pump memompa sejumlah cairan atau zat yang telah ditentukan ke dalam ruang pompa dan menambahkan cairan ke dalam proses. Pompa digerakkan oleh tenaga listrik atau aktuator udara dan memiliki pengontrol yang dapat menghidupkan dan mematikan pompa dan mengatur alirannya.

Sesuai dengan merk serta bentuk, Mesin Dosing Pump Kimia berperan dalam bermacam prinsip cara kerja. Seluruh prinsip kerja ini berperan untuk mengutip beberapa materi kimia serta setelah itu menyuntikkannya ke dalam pipa ataupun tangki. Terdapat beberapa bagian penting untuk pengaturan Dosing Pump.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah penjelasan sederhana mengenai cara kerja dosing pump berikut ini :

  1. Komponen pompa dosing yang paling dasar adalah katup yang menyedot cairan kimia dari tangki bahan kimia yang akan disedot, pemompa, dan injector.
  2. Katup yang digunakan adalah katup satu arah yang diberi pemberat agar tetap berada di bagian dasar tangki cairan kimia yang akan dipompa. Beberapa merk menambahkan float switch yang fungsinya sebagai alarm apabila cairan kimianya sudah habis.
  3. Terhubung dengan katup adalah pompanya yang menggunakan bahan material plastik tahan bahan kimia seperti PVC, PE, atau stainless steel.
  4. Kemudian cairan yang sudah dipompa dari tangki akan disemprotkan ke cairan pelarut yang mengalir dengan takaran tertentu. Setelah katup injeksi menyemprotkan bahan kimia dalam jumlah tertentu secara otomatis pompa akan berhenti memompa. Teknologi yang digunakan saat ini adalah katup yang bisa menyemprotkan cairan di tengah-tengah arus pelarut agar tidak menyebabkan korosi pada dinding-dinding saluran, sehingga cairan akan langsung terlarut.

Newer Post